1.Notebook
Membersihkan “Keyboard” : Keyboard laptop gampang sekali kotor, entah karena jari tangan yang berminyak, abu rokok, remah-remah roti, atau debu. Ambil kuas dan sapukan ke sela-sela tombol untuk mengeluarkan kotoran, atau gunakan vacuum cleaner portabel untuk menyedot debu yang ada. Bersihkan permukaan tombol keyboard dengan kain yang dibasahi cairan pembersih kaca. Gunakan proteksi pelindung keyboard untuk mencegah kotoran.
Mengelap Layar : Jangan sembarangan menggunakan cairan pembersih pada layar, pakailah pembersih kaca. Semprotkan pada kain halus atau katun, lalu poles layar monitor. Jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa menyebabkan pemukaan LCD (Liquid Crystal Display) menjadi belang. Bersihkan secara searah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan, serta jangan menekannya terlalu keras.
Hindari Panas Matahari : Jangan meninggalkan notebook Sobat di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan di dalam mobil bisa menyebabkan kerusakan komponen-komponen notebook.
Menghindari Goresan : Amankan benda-benda tajam dari sekitar notebook Sobat. Taruh lapisan pelindung di atas keyboard sebelum Sobat menutup case, agar layar tak tergores. Apabila Sobat hendak berpergian, masukkan notebook pada wadah/tas yang telah tersedia.
Case Cemerlang : Tangan yang kotor dan berminyak juga menjadi penyebab case tidak lagi mengilat. Pakai deterjen nonzat alkalin dicampur air untuk membersihkannya. Bisa pula dengan pembersih multiguna untuk peranti elektronik, yang biasanya berupa busa. Semprotkan pada kain lap lembut, lalu gosok secara perlahan permukaan case.
Menyimpan notebook : Bila Sobat akan menyimpan notebook dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta bersirkulasi udara cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, setrum baterai dengan cara mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.
Hindari Medan Magnet: (naah Sobat Zs yg ini perlu dibaca looch…,)Untuk melindungi data yang ada di dalam hard disk, jangan letakkan peranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar notebook. Piranti-piranti penghasil medan magnet, misalnya, spiker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook.
2.Kamera Video
Merawat kamera video dilakukan dengan enam langkah berikut ini :
Jangan tingalkan kaset di dalam camcorder Anda saat tidak digunakan. Kaset bisa menyebabkan gesekan dan hal ini bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam dan memutar
Usahakan Memasukkan kaset video dalam kondisi benar-benar dingin. Pelembab dari udara yang hangat dapat membuat kaset menempel pada bagian drum sehingga merusak kaset dan dapat merusak video head.
Jangan meninggalkan baterai di dalam camcorder saat tidak digunakan. Beberapa camera menarik energi baterai dalam jumlah kecil, namun konstan sehinga dapat menghabiskan baterai.
Jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil yang terkena udara panas.
Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset menyangkut di dalam kamera
Rawat handycam/kamera video sobat dengan menyerahkannya pada teknisi untuk membersihkan tape head saat kotor.
3. Handphone
Handphone atau yang sering kita sebut HP ini adalah peralatan yang sangat kita butuh kan di jaman sekarang baik untuk komunikasi dengan keluarga,untuk bisnis ,dan berkomunikasi dengan teman atau siapapun.saat ini memang pemakaian hp sudah Familyar di semua kalangan tidak pandang usia dan siapa orang tersebut, pasti sudah mengunakan hp.jadi karena hp menjadi salah satu kebutuhan kita ,maka perawatanya juga sangat penting untuk kenyamanan penggunaan nantinya.
Cas Hp Sobat sampai benar benar penuh, dan isi ulang baterai bila memang sudah habis, walaupun jenis baterai yang baru seperi Lithium Polymer dapat di isi kapan saja tetapi secara umum, jika melakukan pengisian yang terlalu sering akan memperpendek usia baterai.
Aktifkan pula keypad lck ( pengunci keypad) hal ini akan mencegah pemakaian yang tidak disengaja, seperti misalnya secara tidak sadar beberapa tombol tertekan sehingga melakukan dial kenomor tertentu tanpa Sobat sadari. Hal ini selain mengurangi pulsa Sobat atau membengkakan pengeluaran pulsa juga akan mengganggu kenyamanan orang yang menerima panggilan tidak disengaja tersebut.
Bersihkan Handphone Sobat dengan lap dan jangan sekali kali menggunakan cairan kimia untuk membersihkanya walaupun ada cairan seperti contact cleaner yang mampu membersihkan komponen kompenen dalam ponsel dengan baik karena pemakaian oleh yang kurang ahli malah bisa menyebabkan kerusakan.
Gunakan pengaman seperti sarung ponsel/tas ponsel.Selain mencegah resiko jatuh, dengan sarug ponsel mungkin akan menahan air dan debu untuk masuk ke ponsel dengan cepat.
Letakan ponsel ti tempat yang tidak berair dan berdebu. Juga hindarkan menaruh ponsel ditempat dengan radiasi dan medan magnet yang tinggi. Meletakan ponsel di tempat dengan medan magnet tinggi akan memaksa ponsel untuk mengeluarkan daya maksimalnya untuk mendapatkan signl terbaik.
Hindari menaruh ponsel di tempat yang panas melebihi suhu kamar dan tempat dengan kondensasi tinggi.
Berikut beberapa tips untuk merawat kamera digital SLR dan peralatan fotografi lainnya:
1. Merawat lensa.
Lensa merupakan jendela bagi mata untuk melihat dunia luar. Lensa merupakan elemen terpenting untuk dapat menghasilkan gambar yang baik. Beberapa langkah perawatan lensa adalah sebagai berikut:
a. Jangan menyentuh lensa secara langsung dengan jari. Untuk mengurangi kemungkinan ini terjadi, usahakan lens hood selalu terpasang. Lens hood juga akan melindungi bagian depan lensa dari benturan sekaligus mencegah munculnya flare pada cahaya frontal menuju lensa.
b. Pasang lens cap ketika lensa sedang tidak dipergunakan, hal ini bertujuan mengurangi kemungkinan terpapar dan menempelnya debu pada permukaan lensa.
c. Jika kegiatan membersihkan lensa diperlukan, maka mempergunakan peralatan pembersih yang baik sangat dianjurkan. Selalu pergunakan lens brush, lens blower , lens paper dan lens cloth yang baik.
Berikut beberapa langkah membersihkan lensa:
> Bersihkan bagian depan dan belakang lensa dengan lens blower terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan partikel debu yang menempel. Jangan langsung membersihkan lensa dengan lens cloth atau lens paper sebab partikel debu yang ikut tergosok akan menyebabkan permukaan coating lensa akan tergores. Hal ini dapat berakibat munculnya gangguan permanen pada hasil foto.
> Beberapa partikel debu yang masih tetap menempel dapat juga dihilangkan dengan bantuan lens brush.
> Selanjutnya usap lensa secara lembut dan perlahan dengan lens cloth/ lens paper kering dengan gerakan memutar dari bagian dalam lensa menuju keluar.
> Jika dibutuhkan, cairan pembersih lensa/ lens cleaning fluid khusus dapat dipergunakan untuk membersihkan kotoran-kotoran lensa yang agak membandel. Jangan meneteskannya langsung pada lensa, teteskan pada lens paper terlebih dahulu, lalu usap perlahan pada bagian lensa.
2. Merawat kamera.
Kamera merupakan peralatan fotografi kedua yang terpenting, disinilah tempat sensor kamera yang sangat sensitif.
Berikut beberapa langkah merawat kamera digital:
a. Merawat bagian luar kamera/ casing merupakan bagian yang biasa dilakukan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan masuknya kotoran ketika akan membersihkan bagian dalamnya. Debu dari luar akan mudah masuk kedalam, apalagi kalau kita sering berganti-ganti lensa.
> Bersihkan bagian luar kamera dengan blower terlebih dahulu, untuk beberapa debu yang masih menempel dapat dipergunakan brush.
> Selanjutnya pergunakan lens cloth atau dry cloth yang lembut untuk membersihkan beberapa bagian khusus kamera seperti LCD panel, viewfinder, dan flash hotshoe.
b. Setelah langkah diatas, dilanjutkan dengan merawat bagian dalam kamera. Bagian dalam kamera merupakan letak sensor kamera.
> Sebelum membersihkan bagian dalam kamera, pastikan bahwa perawatan ini dilakukan pada ruang yang bersih dengan penerangan yang cukup. Sebaiknya anda juga dalam kondisi yang bersih.
> Langkah pertama yaitu membersihkan mirror dengan blower atau blower brush. Kamera dipegang menghadap kebawah dan blower dipompa keatas, tujuannya agar partikel debu yang tertiup dapat turun kebawah mengikuti gravitasi.
> Selanjutnya membersihkan sensor. Untuk dapat melakukannya maka mirror harus di lock up terlebih dahulu. Pada beberapa kamera fitur ini disediakan dengan memilihnya dari menu kamera. Yakinkan baterai dalam kondisi cukup penuh ketika akan melakukan mirror lock up. Dimulai dengan menekan shutter release, maka mirror akan terangkat dan shutter terbuka., Dengan kamera yang dipegang menghadap kebawah (sensor menghadap kebawah), pompa blower (blower tanpa brush) beberapa kali untuk meniup partikel debu yang mungkin menempel di sensor. Setelah selesai, matikan kamera untuk menyudahi fungsi mirror lock up.
> Jika sensor sangat kotor, anda dapat membersihkannya dengan cleaning kits yang memiliki swab sensor khusus. Dengan alat ini, kita membersihkan sensor secara fisik dengan melakukan swab/ smear pada kotoran yang menempel di sensor. Tindakan ini harus dilakukan dengan lembut dan hati-hati, jika tidak yakin sebaiknya serahkan kegiatan membersihkan sensor pada mereka yang profesional.
> NB. Jika tidak merasa yakin untuk melakukan kegiatan membersihkan bagian dalam kamera terutama sensor, sebaiknya serahkan kegiatan perawatan ini pada mereka yang professional. Dibandingkan dengan resiko yang mungkin timbul seperti kerusakan mirror, shutter, atapun sensor maka mencari bantuan mereka yang professional merupakan pilihan yang bijak.
3. Merawat baterai.
Baterai berfungsi sebagai sumber daya untuk menghidupkan kamera, perawatan yang baik dapat memperpanjang usia pemakaian baterai kamera. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
a. Jangan membiarkan baterai terpapar suhu ekstrim diatas 43 C. Hal ini dapat menimbulkan kerusakan permanen pada baterai. Letakkan baterai pada tempat yang sejuk dan kering.
b. Jangan mencharge baterai secara berlebihan, jika charger telah menunjukkan baterai terisi penuh segera cabut.
c. Charge baterai sebelum atau sesudah penyimpanan dalam jangka waktu lama. Dipakai ataupun tidak dipakai baterai akan mengalami proses pelemahan, agar tetap awet maka baterai perlu diisi kembali.
d. Lepaskan baterai dari kamera jika tidak sedang mempergunakannya dalam jangka waktu lama.
f. Jangan mencampur penggunaan baterai lama dan baru, termasuk mempergunakan baterai dengan merek yang berbeda-beda.
4. Merawat memory card dan accessories.
a. Memory card berfungsi sebagai media penyimpan data. Bisa berupa SD/ secure digital, CF/ compact flash, dan sebagainya. Perlakukan benda-benda ini dengan hati-hati, bentuknya yang kecil membuat mereka mudah sekali rusak. Untuk melindunginya, simpan selalu pada casing nya masing-masing jika sedang tidak dipergunakan.
b. Accesories kamera seperti lens filter, lens hood, flash dan lainnya perlu dirawat untuk tetap menjaga kebersihannya. Dudukan flash dan kontak baterai flash perlu dibersihkan secara berkala untuk menghindari penumpukkan kotoran.
5. Penyimpanan.
a. Kamera sebaiknya dihindarkan dari temperatur ekstrim yang sangat panas maupun sangat dingin. Hindarkan kamera dari kontak matahari langsung dalam jangka waktu yang lama. Jangan pernah menyimpanya dalam kondisi panas seperti didalam mobil atau dalam kondisi yang sangat dingin.
b. Ketika menyimpan kamera, jauhkan peralatan tersebut dari benda-benda yang memiliki medan magnet kuat. Medan magnet dapat mempengaruhi sirkuit elektronik yang terdapat pada kamera digital.
c. Simpan kamera, lensa dan accessories lain dalam dry box yang memiliki alat pengatur kelembapan jika sedang tidak dpergunakan dalam jangka waktu yang lama. Atau simpan alat-alat tersebut pada suatu wadah khusus dengan disertakan silica gel untuk mengatur kelembapannya.
6. Merawat tas kamera.
Tas kamera merupakan media penyimpanan peralatan fotografi sewaktu berpergian. Dengan demikian perawatannya juga mutlak dilakukan agar mampu melindungi peralatan fotografi yang kita miliki. Tas yang kotor mengakibatkan peralatan didalamnya menjadi kotor. Berikut beberapa langkah perawatannya:
a. Setelah tas dipergunakan, keluarkan isinya lalu bersihkan bagian dalam dan luarnya. Agar hasilnya maksimal dapat dipergunakan vacum cleaner. Setelah pemotretan outdoor, partikel debu, kotoran dan pasir biasanya banyak terakumulasi sehingga perlu dibersihkan.
b. Cuci tas kamera dalam jangka waktu berkala, terutama setelah tidak dipergunakan untuk jangka waktu yang cukup lama.
Peralatan fotografi digital membutuhkan investasi dana yang tidak sedikit, sehingga perawatan mutlak harus dilakukan secara rutin. Perawatan yang baik akan mempertahankan kondisi perlatan fotografi kita untuk tetap bisa dipergunakan dengan baik, bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama, dan tentunya dapat mempertahankan harga jualnya kembali
Beberapa hal yang harus dihindari oleh kamera:
1. Hindari Cuaca dingin atau Ruangan dingin ber-AC
2. Hindari Benturan
3. Hindari Pemakaian fasilitas REW/FF pada kamera
4. Jangan terlalu pake fasilitas manual kecuali dalam ruangan.
5. Hindari Pemakaian kaset bekas, kecuali kaset tersebut baru terpakai 1 atau 2 kali. dengan penyimpanan kaset yang baik, jauh dari debu.
6. Kalo bisa dan sangat disarankan capture gambar pake alat lain seperti handycame.
7. Selalu membawa cadangan kamera.
Bagi anda yang memiliki kamera Walau sudahsangat mahir dalam mengoperasikannya, namun juga sangat perlu di ketahui bagaimana cara merawatkamera dengan benar agar terhindar dari kerusakan dan berumur panjang.Berikut ini ada sedikit tips tentang cara merawat kamera yang baik, agar kamera anda bisa tetap awet,dapat berfungsi dengan baik dan berumur panjang.
1. Tempat Penyimpanan :
Tempat penyimpanan sangat perlu diperhatikan, simpan lah kamera andadi tempat yang sejuk ( tidah terlalu panas dan tidak terlalu lembab ) dan terhindar dari debu. anda bisamembeli Lemari khusus penyimpan kamera tapi harganya masih relatif mahal, untuk alternativ lainanda bisa membeli Lemari kaca / kayu yang lebih murah, pasangkan lampu 5watt di dalamnya dan atur jarak dari lampu ke kamera anda sekitar 40cm agar suhu di dalam almari bisa tetap sejuk. kemudianletakkan beberapa silica gel untuk menghindari jamur.
2. Cara menyimpan :
selain tempat penyimpanan cara anda dalam menyimpan kamera juga harusdiperkatikan. pastikan posisi anda meletakkan kamera sudah benar, bersihkan lah kamera andasebelum menyimpannya. untuk penyimpanan dalam waktu yang lama keluarkan lah baterai dari dalamkamera untuk menghindri Over-charger. untuk kamera D-SLR, lepaskan lah kensa sebelum di simpandan ingat di pasang ´ bodyup ´ nya pada lensa dan body Kamera. apabila anda membawa kameradalam bepergian simpanlah kamera anda pada tas khusus tempat kamera atau tas yang memiki lapisanlebut yang lebih tebal dan pas dengan ukuran kamera anda agar terhindar dari goncangan.
3. Hindari sinar Matahari berlebihan :
Panas sinar matahari yang berlebihan bisa merusak bagian bagian kamera anda yang terbuat dari plastik dan karet serta komponen elektronik di dalamnya.
4. Hidari Kapur Barus :
kapur barus adalah benda yang sangat di takuti oleh kamera, karena kapur barus dapat merusak PBC ( printed circuit board ) yaitu tempat dimana chip elektronik kamera ituterpasang. uap kapur barus juga dapat membuat flek flek pada lensa kamera anda. menurut beritakerusakan pada kamera yang di sebabkan oleh kapur barus sangat sulit diperbaiki dan bahkan mungkintidak bisa di perbaiki lagi.
5. Hindari Air Laut :
Air laut sangat berbahaya bagi kamera, jauhkan kamera dari cipratan air laut,Air laut sangat jahat dan penyebab karat yang potensial terhadap kamera ataupun perangkat elektronik yang lainnya. bagi pengguna kamera D-SLR, jangan sekali sekali mengganti lensa di pantai apalagi dilaut, karena Uap air laut yang di hembuskan angin dapat masuk ke dalam kamera anda dan membawa butir-butir pasir dan zat garam yang menyebabkan kerusakan pada bagian dalam kamera anda. sehabishunting di laut atau pantai segeralah bersihkan kamera anda karena butir butir pasir yang mengandungzat garam dapat menyebabkan karat pada bagian kamera yang terbuat dari besi.
6. Bersihkan kamera :
Usahakan anda dapat membersihkan selalu kamera anda seusai di gunakanatau setidaknya seminggu sekali. gunakan lap halus khusus kamera atau yang biasanya di pakaimengelap kacamata untuk memebersihkan body dan bagian luar lensa untuk baguian depan lensa danfilternya anda bisa menggunakan tisu basah khusus pembersih lensa. untuk membersihkan debugunakanlah kuas halus atau kuas rias dan untuk bagian dalam kamera gunakanlah blower khususkamera. semua peratan di tersebut bisa anda dapatkan di toko kamera terekat di kota anda.
7. Servislah Berkala :
Lakukan servis secara berkala jangan tunggu sampai kamera anda rusak baru diservis. servislah kamera anda di tempat yang resmi, apabila anda bukan tukang servis kamera jangansekali sekali membongkar kamera anda di rumah.
(Source : http://tokoilmu7.blogspot.com/2013/01/cara-merawat-peralatan-multimedia.html)
Jumat, 30 Mei 2014
Senin, 02 Desember 2013
[periperal MM] Merawat Peralatan Multimedia
Merawat Peralatan
Multimedia adalah merawat peralatan-peralatan multimedia agar alat tersebut
dapat berusia panjang dan tidak mudah rusak.
Dalam pelajaran
Mutimedia, perawatan alat Multimedia sangatlah penting, agar alat Multimedia
tersebut dapat berusia lama dan dapat kita komersilkan kepada orang lain.
Berikut adalah
beberapa cara untuk merawat peralatan multimedia:
1. Cara merawat LCD laptop agar awet dan tahan
lama
LCD Laptop adalah salah satu komponen laptop yang cukup mahal
harganya apabila terjadi penggantian akibat rusak. Rusaknya LCD laptop ini
memang disebabkan oleh banyak faktor, bisa karena faktor bawaan dari pabrik
ataupun faktor manusia yang menggunakannya yaitu di perlakuan dan cara merawat
LCD laptop itu sendiri.
Permasalahan yang sering dihadapi oleh pengguna laptop antara
lain adalah LCD dengan tampilan bergaris, tampilan bergetar , warna kurang
tajam, dan missing color. Permasalahan ini banyak dialami oleh LCD yang masih
menggunakan inverter atau neon sebagai backlightnya. dan sebagian besar
kerusakan LCD susah ditangani kecuali dengan penggantian.
2. Perawatan Kamera Video
Merawat kamera video dilakukan dengan enam langkah berikut ini :
·
Jangan tingalkan kaset di dalam camcorder Anda saat tidak digunakan. Kaset bisa
menyebabkan gesekan dan hal ini bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam
dan memutar
·
Usahakan Memasukkan kaset video dalam kondisi benar-benar dingin. Pelembab dari
udara yang hangat dapat membuat kaset menempel pada bagian drum sehingga
merusak kaset dan dapat merusak video head.
·
Jangan meninggalkan baterai di dalam camcorder saat tidak digunakan.
Beberapa camera menarik energi baterai dalam jumlah kecil, namun konstan
sehinga dapat menghabiskan baterai.
·
Jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil yang terkena udara panas.
·
Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan
berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset
menyangkut di dalam kamera
·
Rawat handycam/kamera video sobat dengan menyerahkannya pada teknisi untuk
membersihkan tape head saat kotor.
Beberapa hal yang harus dihindari oleh Kamera Video:
1. Hindari Cuaca dingin atau Ruangan dingin ber-AC
2. Hindari Benturan
3. Hindari Pemakaian fasilitas REW/FF pada kamera
4. Jangan terlalu pake fasilitas manual kecuali dalam
ruangan.
5. Hindari Pemakaian kaset bekas, kecuali kaset tersebut
baru terpakai 1 atau 2 kali. dengan penyimpanan kaset yang baik, jauh dari debu
6. Hindari Air
Laut, Karena Air laut sangat berbahaya bagi kamera karena
mengandung zat garam yang dapat menyebabkan karat pada bagian kamera yang
terbuat dari besi.
7. Hidari Kapur
Barus karena kapur barus adalah benda yang sangat di takuti oleh
kamera, karena kapur barus dapat merusak PBC ( printed circuit board
) yaitu tempat dimana chip elektronik kamera ituterpasang. uap kapur barus juga
dapat membuat flek flek pada lensa kamera anda. menurut beritakerusakan pada
kamera yang di sebabkan oleh kapur barus sangat sulit diperbaiki dan bahkan
mungkintidak bisa di perbaiki lagi.
3. Tips Cara Merawat Printer Yang Benar :
·
Setelah menggunakan
Printer ada baiknya semua lubang kertas baik yang masuk atau pun keluar di
tutup dengan benar. Hal ini untuk menghindari benda asing atau pun debu masuk
ke dalam printer sobat. Sahabat saya pernah mengalami hal ini, keponakan dari
sahabat saya tidak senagaja memasukkan gunting kuku ke dalam lubang tempat
kertas masuk, alhasil Printer tidak bisa dipakai untuk mencetak karena
terganjal oleh gunting kuku. Terkadang juga ada benda asing yang masuk secara
tidak sengaja ke dalam Printer, seperti potongan kerta, debu dll. Jika Printer
sudah terlanjur kemasukan debu. Tiup dengan alat tiup seadanya atau tiup
manual. Bersihkan dan tiup sekitar motor penarik kertas. Berikan sedikit air
pada roda penarik kertas dan gunakan kertas bekas untuk mencoba test print. Hal
ini akan membersihkan debu yang sudah terlanjur menempel di roda penarik
kertas. Gunakan sedikit air saja, jangan terlalu banyak. Apalagi sampai meluber
ke dalam Printer.
·
Gunakan Printer setiap
hari. Maksudnya di sini bukan melakukan print secara terus menerus dalam jumlah
banyak. Melainkan melakukan print satu lembar saja atau secukupnya. Intinya di
sini adalah agar tinta sobat tidak membeku di Cartridge.
·
Gunakan kertas di
dalam lubang masuk printer secukupnya. Selain agar tidak malas untuk menutup
setelah digunakan. Hal ini juga agar tidak terjadi slip karena roda penarik
tidak punya cukup ruang untuk menarik kertas serta agar kertas tidak terlipa di
dalam.
·
Biasakan untuk
mencetak dalam batas wajar. Printer memiliki jumlah batas cetak dan batas
cetakan per cetakan. Maksudnya di sini, jika anda ingin mencetak banyak.
Usahakan agar mencetak secara sedikit demi sedikit. Hal ini untuk menghindari
keausan di Head Cartridge. Jika mencetak 100 lembar, cetaklah 10-20 per
cetakan. Istirahatkan sebentar baru dipergunakan lagi.
·
Usahakan selalu
mengocok kertas sebelum digunakan. Hal ini bertujuan agar kertas tidak ikut
masuk dalam jumlah banyak.
·
Setelah menghidupkan
printer, biasakan untuk membiarkan printer tersebut sejenak sebelum digunakan.
Apalagi jika sebelumnya printer mati secara tidak wajar (Mati Lampu).
·
Biasakan mematikan
printer lewat tombol power setelah printer sudah tidak digunakan. Perhatikan
dahulu apakah printer sudah tidak bekerja (Cleaning) dan tempat Cartridge sudah
kembali ke tempat asal.
·
Pakai tinta yang bagus
atau tinta yang sudah direkomendasikan. Hal ini supaya hasil cetakan bisa lebih
bagus dan Cartridge lebih awet.
·
Isi tinta jika
kelihatan sudah hampir habis. Untuk tinta infus, jangan sampai membiarkan isi
tinta di bawah setengah tabung.
·
Jangan sembarang
mencoba memperbaiki sendiri. Jika sobat memang mencoba memperbaiki sendiri,
sebaiknya carilah referensi terlebih dahulu sedetail mungkin. Agar tidak
terjadi kesalahan pada perbaikan.
·
Jangan pernah
menyentuh chip, sensor atau pun benda yang kelihatan sangat sensitif pada
printer. Hal ini akan menyebabkan printer tidak bekerja secara normal. Seperti
jika sensor kotor maka hasil cetakan terkadang tidak bisa merata.
·
Gunakan kertas yang
sesuai dengan printer. Terkadang ada beberapa printer yang sensitif jika
diberikan kertas terlalu tipis atau tebal.
4. Cara merawat kamera
Cara membersihkan
kamera, terutama pada bagian lensa yang kotor. Seringkali penyebabnya adalah
akibat tersentuh jari dengan tidak sengaja sehingga meninggalkan sidik jari
ataupun kotoran-kotoran lainnya seperti debu, minyak dan sebangsanya. Hal-hal
seperti dapat sangat menggangu hasil dari foto yang diambil. Jika hanya
momen-momen sehari-hari tentu tidak masalah, namun jika momennya sesuatu yang
tidak dapat diulang kembali, berarti ini masalah,Lalu apa yang harus dilakukan
jika menemukan lensa kamera sudah terlalu kotor, penuh sidik jari debu dan
kotoran-kotoran lainnya. Pertama-tama ada beberapa alat yang harus atau wajib
dimiliki dalam fungsinya merawat kamera
1. Kuas
2. Dust Blower
3. Tissue Lensa
4. Kain Micro Fiber
5. Lens cleaning liquid (cairan pembersih lensa)
6. Lenspen
Kemudian langkah-langkahnya
sebagai berikut;
· Sapukan kuas ke permukan lensa sambil
pergunakan dust blower untuk meniup debu2 yang ada menempel pada permukaan
lensa, kenapa harus di kuas dan di tiup? Seringkali debu-debu atau
patikel-partikel yang menempel ini termasuk yang bisa menyebabkan tergoresnya
lensa, saat di bersihkan dengan kertas tissue lensa atau kain micro fiber pada
langkah selanjutnya.
· Setelah bersih dari debu, pergunakan tissue
lensa untuk membersihkan minyak yang ada di permukaan akibat tersentuh tangan,
sapukan dengan lembut gerakannya memutar dimulai dari tengah baru ke pinggir
lensa.
· Bila sudah agak bersih, kemudian gunakan kain
micro fiber untuk membersihkan lensa kembali, bila belum bisa benar-benar
bersih dari minyak yang ada dan bekasnya malah menyebar ke seluruh permukaan
lensa, bisa dipergunakan cairan pembersih lensa, teteskan atau semprotkan
cairan ini pada kain micro fiber dan bukan pada permukaan lensa, kemudian
sapukan kembali kain pada permukaan lensa, tiup perlahan-lahan bila cairan
belum kering.
· Terakhir gunakan lenspen untuk finishing
touch, sama caranya dengan ketika menggunakan kain micro fiber, dengan gerakan
memutar secara perlahan-lahan, kemudian jika sudah selesai jangan langsung
ditutup lenspennya tetapi tutuplah setengah lebih dahulu guna kemudian di
putar, guna meratakan carbon compound pada lenspen yang terdapat pada tutupnya.
Maka hasil yang
didapat kemudian lensa kembali bersih, dan siap di gunakan kembali
5. Cara merawat LCD proyektor
LCD
Proyektor adalah perangkat alat bantu yang sering digunakan untuk media
presentasi, karena mampu menampilkan gambar dengan ukuran besar. Dalam
menggunakan dan merawat sebuah LCD proyektor tentunya tidak boleh dilakukan
dengan asal-asalan, sebab alat yang satu ini tergolong mudah rusak.
Karena itu, agar LCD proyektor anda awet alias tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dan perawatannya :
Menggunakan sebuah LCD, agar tidak mudah rusak.
Karena itu, agar LCD proyektor anda awet alias tahan lama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan dan perawatannya :
Menggunakan sebuah LCD, agar tidak mudah rusak.
·
Pastikan kabel power
sudah tersambung ke LCD, dan juga kabel VGA/RGB yang ke LCD sudah disambung
sebelum kabel power LCD anda sambungkan ke saklar listrik.
·
Usahakan jangan
memindah atau mengangkat LCD saat LCD sedang di gunakan. Karena lampu LCD
sangat sensitif dan bisa mengakibatkan lampu LCD anda putus.
·
Jika arus listrik
terputus, mungkin karna listrik padam atau penyebab lainnya, cabutlah kabel
power LCD dari saklar listrik. Masukan kembali apabila arus listrik sudah
stabil kembali.
·
Jangan mematikan LCD
dengan mencabut kabel power dari saklar listrik.
·
Apabila sudah
mematikan LCD, tunggu sampai lampu indicator berwarna hijau atau kipas
pendingan sudah mati, kemudian baru di angkat saat kondisi LCD sudah dingin.
Merawat LCD Proyektor, agar tetap berfungsi dengan baik.
· Bersihkan lensa dengan menggunakan lens
cleaning paper
· Bersihkan bodi proyektor menggunakan kain
lembut yang bersih, khusus untuk debu yang membandel gunakan cairan pembersih
khusus pada kain lap
· Menyimpan proyektor sebaiknya pada tempat yang
kering dan tidak terlalu lembab, lebih disarankan disimpan didalam tas aslinya
· Membawa proyektor lengkap dengan tasnya ketika
dipindahkan ke tempat yang jauh.
· Selalu memperhatikan informasi lampu di
setting >information > lamp time hours untuk mempersiapkan penggantian
lampu.
7. Cara merawat headset
berikut beberapa tips
bermanfaat agar headset handphone anda terawat :
·
Jangan kena air atau
basah, tidak boleh terbentur , tentunya bagi pemakai headset tipe kabel, jangan
menggulung kabel sembarangan karena ini bisa merusak sambungan suara dari
ponsel ke Mikrofon.
·
Kabel headset jangan
dilipat, pastikan pada saat memakai headset kondisi teling dalam keadaan kering
supaya tidak merusak kepala headset jika terkena basah.
·
Jangan meletakan
headset disembarang tempat, seperti dikantong misalnya, kabel headset bisa
rusak kalau terlipat.
·
Hindarkan headset dari
kelembapan dan air. dikhawatirkan, jika air masuk kedalam mikrofon, ini membuat
kualitas suara headset jadi terdengar parau.
·
Saat mendengarkan
musik menggunakan headset, gunakan volume yang sedang untuk menjaga kesehatan
telinga.
8. Cara merawat scanner
1. Cara membersihkan permukaan kaca scanner. Jika
ingin membersihkan bagian ini, gunakanlah lap dengan bahan microfiber sehingga
tidak ada serat kain yang tertinggal. Ketika memindai materi gambar dari buku
atau majalah yang tebal, sebaiknya tidak menggunakan penutup scanner untuk
menekannya. Jika dipaksakan hal tersebut bisa dapat menyebabkan engsel pada
penutup scanner rusak atau mengendur.
2. Membersihkan kotoran di
scanner. kebersihan scanner pun perlu dijaga. Kotoran pada perangkat ini,
biasanya disebabkan oleh debu dan kotoran yang terselip dibeberapa bagian.
Apabila didiamkan, bukan tidak mungkin akan bisa mengganggu karena penumpukan
debu tersebut, apalagi jika terdapat goresan. Untuk itu ada baiknya ada
membersihkannya dengan kapas dan sedikit cairan alcohol, menggosoknya dengan
lembut. Sebelum memulainya, kita perlu memastikan aliran listriknya dimatikan
terlebih dahulu. Akan lebih baik jika kita membaca petunjuk manual terlebih
dahulu untuk membersihkan dan menggunakan scanner dengan benar agar kinerja
scanner tetap maksimal.
[periperal MM] Melakukan Setting Sistem Operasi Dasar
BIOS merupakan Singkatan dari Basic
Input Output System. Suatu program kecil yang terletak di chip motherboard
berguna untuk mengatur dan mengontrol hardware komputer sebelum sistem operasi
diload
Program BIOS Setup yang
memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk
drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS
juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam
chip memori hanya bisa baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam
ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa
harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan terlebih dahulu
(yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip
ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah,
sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS.
Alur proses Booting /
Bootup
Saat kita menyalakan komputer
dengan menekan tombol Power, maka pertama-tama komputer akan mengecek kondisi
power supply itu sendiri dan akan memberikan indikator tersebut akan diterima
oleh processor bahwa sinyal power adalah baik.
Saat dikenali sumber tegangan
maka CPU akan membaca ROM-BIOS. Apabila kode ini telah terbaca maka ROM-BIOS
akan segera mengecek fungsi-fungsi bagian utama hardware, apakah sudah bekerja
dengan baik atau tidak.
Jika booting yang dilakukan
secara cold-boot, maka ROM-BIOS melakukan memerintahkan secara penuh pada POST
(Power On Self Test). Namun jika booting yang dilakukan adalah warm-boot maka
hanya sebagian test memori pada POST hanya membaca sebagian. Jadi POST bisa
menjelaskan tentang keberadaan komponen-komponen seperti melakukan inisialisasi
video adapter, card video, dan memori video, dan selanjutnya menampilkan
informasi konfigurasi atau beberapa kesalahan. Sedangkan BIOS mengidentifikasi
tampilan versi BIOS, pabrik pembuat, dan tanggalnya. Selain itu melakukan
pengetesan terhadap memori beberapa kapasitas memori yang bisa digunakan. Dan
yang juga penting bahwa pada saat ROM BIOS melakukan startup secara rutin akan
menampilkan informasi yang disimpan di CMOS tentang kondisi Sistem operasi, floppy,
CD-Rom, dan harddisk.
Setelah proses test selesai dan
semua hardwarde teridentifikasi baik, maka BIOS akan mencari dimana sistem
operasi berada, umumnya sistem operasi ini berada pada storage device. Urutan
pencarian sistem operasi pada storage device pada BIOS berdasarkan pada
settingan boot sequence BIOS itu sendiri.
Jika kita akan menginstal
sistem operasi dari sebuah CD maka rubah urutan Boot sequnce yaitu CDROM pada
urutan pertama, tetapi jika sistem operasi sudah terinstal di komputer kita
rubah urutan Boot sequence yaitu HDD pada urutan pertama. Setelah merubah
pengaturan boot sequence jangan lupa untuk menyimpan dengan cara tekan F10 atau
pilih menu Save & Exit Setup.
B. INSTALASI WINDOWS XP
1. Siapkan CD Windows XP dan
Serial Number
2. Siapkan CD Driver
Motherboard
3. Pastikan computer Anda sudah
disetting untuk booting dari CD ROM, kalau
belum, silahkan ubah melalui
BIOS
4. Boot komputer anda dan
masukkan CD Windows XP
5. Tunggu beberapa saat sampai
muncul tulisan “Press any key to boot from CD”di layar monitor.
6. Silahkan tekan “Enter”atau
sembarang tombol
7. Selanjutnya proses instalasi
akan mengecek konfigurasi hardware KOMPUTER.
8. Akan muncul tulisan “Windows
Setup” di bagian kiri atas layar berwarna biru.
9. File-file yang ada di CD ROM
akan diload ke dalam memori selama proses instalasi ini. Selanjutnya layar “Welcome
To Set Up Windows” akan tampil.
10. Tekan “ENTER” untuk
menginstal WINDOWS XP. Tekan “R” untuk merepair Windows XP yang sudah
pernah diinstal. Tekan “F3” untuk keluar dari proses instalasi.
Selanjutnya akan muncul EULA
(End User License Aggrement). EULA adalah perjanjian antara pembuat aplikasi
perangkat lunak dan pengguna aplikasi tersebut.
EULA sering juga disebut
software license yang menyatakan bahwa pengguna boleh menggunakan perangkat
lunak ini dengan syarat ia harus setuju untuk tidak melanggar semua larangan
yang tercantum pada EULA tersebut.
Silahkan baca dulu dan tekan “F8”
jika setuju. Atau tekan ESC jika tidak setuju dengan isinya.
11. Jika setuju, selanjutnya
proses instalasi akan mencari dan membaca partisi harddisk
12. Akan ditampilkan semua
partisi harddisk. Kita bisa mengatur partisi harddisk di sini. Untuk menginstal
WINDOWS XP, setidaknya kita buah 1 buah partisi.
Partisi Hardisk (Disk
Partitioning) adalah membagi Hardisk menjadi beberapa bagian, yang biasa
disebut dengan istilah Partisi. Pada Sistem operasi windows, biasanya dimulai dengan
Drive C:, dan bisa berlanjut sampai Z:. Dengan semakin besarnya ukuran Hardisk,
maka Hardisk memang sebaiknya di partisi menjadi beberapa bagian.
Manfaat dari mempartisi
harddisk :
Memisahkan antara file-file sistem operasi dan Data
atau dokumen. Meski bisa saja menjadi satu, tetapi dengan dipisahkan akan lebih
aman dan mudah pengaturannya.
Menjaga agar lokasi program yang digunakan atau data
saling berdekatan. Hal ini selain mempercepat eksekusi program juga lebih
efisien.
Digunakan untuk booting atau menjalankan Sistem
Operasi lebih dari satu, misalnya Windows XP, Windowx 7, Linux, Mac OS X dan
lainnya.
Melindungi atau memisahkan file-file untuk mempermudah
recovery data ketika sistem rusak. Karena jika satu partisi rusak, partisi lain
tidak akan terpengaruh sehingga data masih bisa di selamatkan.
13. Setelah partisi dibuat,
langkah selanjutnya adalah menentukan di partisi mana WINDOWS XP akan diinstal
(biasanya di partisi C:). Tekan “ENTER”.
14. Selanjutnya akan muncul
window yang menanyakan bagaimana anda akan memformat partisi yang tadi
Format merupakan proses
penghapusan data secara keseluruhan pada media penyimpan. Jadi berhati-hatilah
saat melakukan format, jangan sampai data kita yang begitu penting ikut
terhapus.
Ada dua jenis paritisi yang
disediakan yaitu NTFS dan FAT (FAT32)
Disarankan untuk memilih NTFS
File System karena lebih baik dari FAT32, dan pilih NTFS yang tidak
mempunyai tambahan quick pada keterangannya.
Perbandingan FAT32 dengan
NTFS
v Kecepatan
akses
- Secara umum NTFS mempunyai
kecepatan akses file yang lebih baik daripada FAT32
v Ukuran
partisi dan banyak file
- NTFS dan FAT32 mempunyai
ukuran maksimal partisi sebesar 2 terabytes
- Ukuran Maksimal file NTFS
tidak terbatas sesuai ukuran partisi
- Ukuran Maksimal file FAT32
sebesar 4 Gigabyte
- Jumlah cluster NTFS tidak
terbatas
- Jumlah cluster FAT32 maksimal
268.435.456 cluster
v Keamanan
data
- NTFS memiliki buit in
security yang memungkinkan untuk mengatur permission dari masing-masing file
maupun direktori
- Sedangkan FAT32 tidak
memiliki
v Daya
tahan
- NTFS menggunakan standart
transaction logging sehingga pemulihan terhadap kesalahan yang tidak diinginkan
dapat dilakukan dengan mudah
v Efisiensi
penggunaan disk space
- NTFS lebih hemat daripada
FAT32 karena NTFS menggunakan cluster yang lebih kecil
v Kecocokan
dengan file system lain
- Partisi yang menggunakan NTFS
hanya dapat diakses oleh partisi lain yang juga menggunakan NTFS. Partisi yang
menggunakan NTFS tidak dapat dibaca oleh partisi yang menggunakan FAT32.
Partisi yang menggunakan FAT32 dapat diakses oleh partisi lain baik yang
menggunakan FAT32 maupun NTFS. FAT32 lebih compatible, baik dengan FAT32
sendiri maupun NTFS.
Kelebihan dan Kekurangan
Format dengan Quick Format.
v Format
(Full Format)
Pada format biasa, selain
melakukan proses penghapusan windows juga akan melakukan proses pengecekan
terhadap seluruh isi harddisk anda terhadap kemungkinan kerusakan pada harddisk
dan menandai lokasi yang rusak tersebut agar komputer tidak menggunakannya
untuk menyimpan file. Bila lokasi yang rusak tersebut digunakan untuk menyimpan
file, tentunya akan menyebabkan file tersebut tidak bisa diambil kembali.
Tahapan pengecekan terhadap setiap sektor yang ada didalam harddisk inilah yang
menyebabkan kenapa proses format biasa memakan waktu yang begitu lama. Hal ini
akan membuat kinerja processor dan storage device jauh lebih berat dan
mengakibatkan semakin cepat kerusakan yang dialami oleh storage media.
v Quick Format
Proses Quick Format tidak
memerlukan kinerja prosesor yang jauh lebih tinggi dibandingkan Format biasa,
Karena proses pengecekan terhadap seluruh isi harddisk tidak dilakukan. Jadi
hanya melakukan proses penghapusan data saja pada storage media. Hal ini
membuat storage media lebih awet dan mempunyai umur lebih panjang.
15. Partisi harddisk anda akan
diformat
16. Setelah partisi harddisk
diformat, dilanjutkan dengan mengcopy semua file yang dibutuhkan ke dalam
folder instalasi windows
17. Sesudah semua file tercopy
ke folder instalasi windows, proses instalasi akan merestart komputer anda.
18. Setelah restart, akan
muncul lagi tulisan “Press Any Key to boot from CD”. Kali ini jangan
tekan tombol apapun, karena jika kita menekan tombol, kita akan kembali ke
proses awal instalasi. Jika anda tidak menekan tombol apapun, windows akan
tampil di layar secara otomatis. Selanjutnya windows akan mengcopy file-file ke
dalam harddisk anda
19. Selama proses itu
berlangsung, akan muncul beberapa Windows untuk konfigurasi. Yang pertama
adalah Regional and Language Options.
Regional and Language Options
berfungsi untuk mengatur jenis mata uang, bahasa, decimal, dll pada komputer.
20. Click tombol “Cutomize” untuk
memilih Negara, bahasa dan lainnya. Jika sudah, tekan OK
21. Pilih Next, kemudian
Windows akan menanyakan nama dan organisasi anda.
22. Jika sudah mengisi nama dan
organisasi, tekan tombol Next
23. Selanjutnya anda akan
diminta untuk memasukkan serial number. Isilah dengan serial number yang anda
miliki.
Serial Number digunakan untuk
perusahaan software dan hardware untuk mengidentifikasi produk yang sedang
digunakan oleh konsumennya, apakah produk itu asli atau bajakan.
24. Jika anda salah memasukkan
serial number, maka akan muncul pesan Error dan proses instalasi tidak akan
dilanjutkan sampai anda memasukkan serial number dengan benar. Jika sudah tekan
Next.
25. Selanjutnya akan muncul
tampilan layar Computer and Administrator Password
26. Masukkan Nama Computer, dan
Password untuk user administrator. Selanjutnya tekan Next .
Nama Komputer ini nanti akan digunakan untuk membedakan komputer dalam suatu
jaringan / network.
Sedangkan Password
administrator digunakan untuk memproteksi komputer jika digunakan oleh orang
lain. Pada waktu komputer menyala password ini akan ditampilkan dan harus diisi
dengan password yang benar. Jika password yang dimasukkan salah maka komputer tidak
akan dapat melanjutkan proses sistem operasi.
27. Kemudian akan muncul layar Date
and Time Setting.
28. Masukkan tanggal dan jam
dengan benar. Kemudian tentukan juga TimeZone anda. Untuk Jakarta pilih GMT+07
29. Klik tombol Next lagi
30. Selanjutnya Windows akan
menginstal jaringan (Installing Network) untuk Komputer anda
31. Kita anggap komputer kita
mempunyai kartu jaringan. Windows Networking Settings akan ditampilkan,
pilih typical setting dan kemudian klik Next.
32. Selanjutnya akan muncul
windows “Workgroup or Computer Domain”. Jika computer anda terhubung
dengan sebuah domain, masukkan nama domainnya. Atau jika computer anda stand
alone, pilih radio button yang pertama (yang paling atas). Selanjutnya klik Next
33. Windows akan kembali
melanjutkan proses copy file
34. Sebentar lagi proses
instalasi akan selesai. Masuk ke tahap “Finalizing Instalation”. Dimana
windows akan menginstal Start menu icons, meregister component, menyimpan
setting dan terakhir membuang semua file temporary yang tadi digunakan.
35. Setelah itu Windows akan
merestart KOMPUTER anda lagi.
36. Setelah restart, akan
muncul lagi tulisan “Press Any Key to boot from CD”. Kali ini jangan
tekan tombol apapun, karena kita menekan tombol, kita akan kembali ke proses
awal instalasi. Jika Anda tidak menekan tombol apapun, Windows akan tampil di
layar secara otomatis.
37. Akan terlihat layar logo
Windows
38. Pertama kali Windows
diload, Windows akan mengatur resolusi monitor anda. Klik OK
39. Jika anda senang dengan
perubahan resolusi, klik OK
40. Windows akan menerima
settingan komputer anda (apply the computer setting). Silakan tunggu beberapa
saat.
41. Tampilan “Welcome to
Microsoft Windows” akan tampil.
42. Klik Next untuk
melanjutkan
43. Selanjutnya anda akan
diminta untuk mengaktifkan firewall dan update otomatis, pilih Not right now
jika anda tidak menginginkan update otomatis.
44. Windows akan mengecek
konektivitas internet KOMPUTER anda
45. Selanjutnya Windows akan menanyakan
siapa saja yang akan menggunakan computer anda. Masukkan beberapa nama user.
46. Selanjutnya akan muncul
ucapan “Thank You” dan juga “Welcome”
47. Selamat!!!! Anda sudah
berhasil menginstall Windows XP
GLOSSARIUM
- Serial Number à
Istilah ini sering digunakan untuk
perusahaan software dan hardware untuk mengidentifikasi produk yang sedang
digunakan oleh konsumennya.
- Driver à
Perangkat lunak pengendali perangkat.
Driver mengeksekusi perintah yang berkomunikasi dengan pengendali (adapter)
diperangkat dan menunggu sampai operasi yang dilakukan perangkat selesai.
- Boot à
Dalam perangkat keras berarti proses
mengaktifkan komputer sampai diambil alih oleh sistem operasi, yang disebut
juga dengan istilah bootstrap.
- BIOS à
Singkatan dari Basic Input Output System.
Suatu program kecil yang terletak di chip motherboard berguna untuk mengatur
dan mengontrol hardware komputer sebelum sistem operasi diload
- Format à
Perintah untuk pengaturan penyusunan data
pada disk. Pada DOS merupakan perintah untuk membentuk sektor pada disket atau
harddisk sehingga dapat digunakan untuk menyimpan data
- Customize à
Penataan kebiasaan penggunaan fasilitas
(tombol, icon, tampilan, dsb) yang bisa diset/diatur/disusun sesuai dengan keinginan
pemakai.
- Domain à
Daerah, wewenang. Satuan organisasi
dengan tanggung jawab administrasi untuk penamaan jaringan atau host. Nama unik
untuk memastikan alamat di halaman web di internet. Domain ini terdiri dari 2
atau lebih bagian yang dipisahkan oleh titik. Contohnya mail.yahoo.com, dan
www.hotmail.com.
- Stand Alone à Mandiri. Berdiri sendiri, tidak terhubung dalam suatu
jaringan komputer.
- Cluster à Pengelompok. Grup sektor pada harddisk yang digunakan
dalam proses penyimpanan informasi.
- Permission à
permission adalah himpunan hak penggunaan
yang dihubungkan dengan setiap file dan direktori yang menentukan siapa yang
dapat membacanya, menulis kepadanya, atau menjalankannya. Hanya pemilik pemilik
dari file {atau super-user) yang dapat mengubah hak penggunaan ini.
- Logging à
Catatan yang merekam segala aktifitas
suatu aplikasi dijalankan. terkadang Log juga digunakan untuk menganalisa
status suatu aplikasi.
- Disk Space à
Disk space adalah ruang penyimpanan di
mana Anda bisa meletakkan semua file", termasuk *.html, *.php, *.asp,
*.mp3, *.avi, dan lain-lain sebagainya.
- Compatible à
Sesuai, sejenis, cocok. Biasanya
digunakan bahwa suatu perangkat (hardware maupun software) dapat dipakai pada
suatu lingkungan tertentu.
Langganan:
Postingan (Atom)