Senin, 02 Desember 2013

[periperal MM] Melaksanakan Instalasi Software sesuai installation Manual

Setelah Komputer selesai di rakit tahapan berikutnya adalah menginstalasi sistem operasi. Sistem operasi yang akan dipergunakan adalah sistem operasi Windows XP Profesional Sebagai persiapan maka siapkan CD Instalasi  Windows XP Profesional yang lengkap dengan serialnya.
Untuk Instalasinya maka ikuti langkah berikut:
1.       Atur Boot sequence pada BIOS dan CD ROM di tempatkan di posisi pertama.
2.      Masukan CD Instalasi Windows
3.      Lakukan booting ulang
4.      Setelah booting berhasil maka akan muncul tampilan dibawah ini, lalu tekan tombol sembarang   ( Space bar saja) sehingga proses instalsi akan segera dimulai
5.       Proses instalasi Windows XP pun segera mulai. Dalam beberapa saat setelahbooting, layar monitor akan menampilkan pesan “Welcome to Setup”. Tekan [Enter] pada keyboard.
6.      Muncul tampilan Licensing Agreement yang harus setujui. Tekan [PageDown] untuk ke halaman berikutnya, dan [PageUp] untuk mundur ke halaman sebelumnya. Jika setuju, tekan [F8].
7.       Layar selanjutnya akan menampilkan keterangan tentang kapasitas hard disk. Untuk membagi-baginya menjadi beberapa partisi, tekan [C]. Dan untuk langsung ke proses instalasi, tekan [Enter].
8.      Setelah partisi terbentuk, proses berikutnya adalah memformat hard disk. XP memiliki kemampuan untuk melakukannya secara otomatis. Pilih format partisi dengan sistem file NTFS yang normal (tanpa tambahan “Quick”), lalu [Enter]. Selama format berlangsung akan muncul progress-nya, begitu juga saat prosessetup sampai pada penyalinan file ke folder instalasi Windows. Proses ini memerlukan waktu beberapa menit.
9.      Setelah proses copy selesai, harus me-restart PC. Namun sebelumnya cek terlebih dahulu floppy drive, apakah terdapat disket di dalamnya atau tidak. Jika ada, keluarkan terlebih dahulu disket tersebut, karena bisa mengganggu proses booting. Setelah itu tekan [Enter] untuk mulai me-restart PC.
10. Mulai masuk ke proses instalasi XP, yang secara otomatis akan menginstal juga berbagai driver untuk perangkat yang ada di PC. Jadi tidak perlu lagi menginstaldriver dari tiap perangkat  tersebut.
11. Muncul tampilan di bawah maka memulai instalasi, setelah itu muncul jendela Regional and Language Options untuk memilih lokasi (negara) dan bahasa yang digunakan. Klik [Customize] untuk mengubahnya dan sesudahnya klik [Next >]. Isi nama dan klik [Next >].
12.   Berikutnya, masukkan nomor serial (CD key) Windows XP ke kotak yang tersedia.Angka-angka tersebut bisa lihat pada label stiker kuning di bagian belakang kemasan CD. Lalu klik [Next >].
13.   Isikan nama komputer dan tentukan password administrator. Ulangi passwordtersebut untuk konfirmasi. Selanjutnya klik [Next >].
14.   Muncul jendela Date and Time Setting,. lalu cocokkan tanggal dan jamnya, serta pilihtime zone. Klik [Next >] lagi. 
15.    Selanjutnya instalasi dilanjutkan kembali
16. Muncul jendela Networking Setting, pilih Typical setting untuk pengaturan dilakukan untuk pengaturan dilakukan kemudian, dan pilih Custom Setting untuk pengaturan secara rinci.
17.    Muncul jendela Workgroup and computer Domain, Masukan nama workgroup, lalu pilihNext. Lalu instalasi akan di lanjutkan sampai dengan selesai lalu akan melakukan restart.
18.   Pada awal computer bekerja kembali maka akan muncul tampilan dibawah ini.
19.   Masukkan user administrator untuk login. Setelah desktop XP terbuka, bisa mengikuti Windows XP Tour untuk lebih mengenal berbagai fitur menarik dalam sistem operasi tersebut.
20.  Instalasi Selesai


[periperal MM] Menjelaskan Langkah Instalasi Sistem Operasi

a. Fungsi Dasar
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan pengguna.
Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya.
Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b. Sasaran Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan = membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien = penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi artinya sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem yang baru.

c.    Sejarah Sistem Operasi
Sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dibagi kedalam empat generasi yaitu :

Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.

Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).

Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain.

d. Jenis-jenis Sistem operasi
Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain : POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan TEXT (DOS, POSIX, LINUX), ada juga yang kontaknya dengan pengguna menggunakan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).
Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text. Lain halnya dengan sistem operasi berbasis GUI, pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar/ simbol-simbol, dan tentu hal ini akan lebih memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna. Itulah sebabnya mengapa sistem operasi yang berbasis GUI seringkali disebut “User Friendly” .
Pada modul ini pembahasan akan terfokus pada sistem operasi berbasis GUI dan akan dipilih MS Windows 98. Pemilihan ini tentu mempunyai alasan, diantaranya telah digunakan secara luas di berbagai kalangan, tanpa mensyaratkan komputer yang sangat canggih (minimal 486 atau 66 MHz), mudah dalam pengoperasiannya, kestabilan sistem cukup baik, serta mampu mengcover perkembangan teknologi (hardware/software).

[periperal MM] Melakukan keselamatan kerja dalam merakit komputer

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perakitan PC, yaitu memperhatikan keselamatan kerja perakitan komputer. Hal-hal tersebut meliputi :-Pastikan tangan dalam kondisi kering-Gunakan peralatan sebagaimana fungsinya-Hindari memegang langsung chip IC pada komponen, seperti prosesor dan motherboard untuk menghindari listrik statis pada tubuh kita-Gunakan alas kaki dari karet atau melakukan perakitan di atas karpet untuk menghindari kejutan listrik-Hindari menggunakan perhiasan dari logam seperti cincin, gelang dan jam tangan.-Sebaiknya lakukan perakitan PC di ruangan tertutup dan bebas debu. Idealnya sih memang di ruangan ber-AC (air condition). -Siapkan meja kerja yang cukup lebar untuk menaruh semua peralatan dan perlengkapan, serta taruh sebuah kursi yang nyaman. -Jangan merokok, karena abu rokok bisa mengotori dan merusak komponen PC, terutama prosesor. Tempatkan air minum Anda jauh dari meja kerja. -Gunakan pula lampu penerangan yang cukup kuat. 


Persiapan
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

[periperal MM] Melakukan instalasi komponen PC

1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.
2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar cassing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.
3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.

4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.

5. Siapkan cassing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.

6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini!
7. Setelah itu masukkan motherboard pada cassing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada cassing dengan benar.
8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.

9. Dicontoh ini kita mengunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.

10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.

11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.

12. Pasanglah harddisk pada  rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan.kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.

13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.
14. Pasang konektor power supply pada tempatnya pada konektor yang terdapat di motherboard.(perhatian: jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.)
15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan lain-lain pad konektor yang terdapat di motherboard.

16. Setelah kita selesai merakit semua komponen maka perakitan tersebut harus kita uji apakah perakitan ini berhasil atau tidak. Dengan cara hidupkan komputer bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bika tidak dapat BOOTING, berarti perakitan belum sempurna, Maka harus disempurnakan bila ingin menginstal Sistem Operasi.Cara meyempurnakannya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah dipasang.

[periperal MM] Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan peripheral

Setelah semua langkah pemilihan komponen, perakitan, dan pengaturan baik hardware maupun software dari komponen dan peripheral perlu dilakukan pengecekan dari setiap komponen dan peripheral. Fungsi tidaknya komponen atau peripheral tergantung dari pemasangannya.

Hal yang perlu diperiksa dari hasil komponen dan peripheral meluputi:
  • Kencang tidaknya pemasangan komponen atau peripheral. Periksa apakah skrup telah terpasang dengan sempurna. Urutan kabel, urutan kabel dapat di cek terlebih dahulu dengan menyocokan pin no1 pada kabel dengan pin 1 dengan konektor. Untuk model kabel sekarang kemungkinan terbalik sangat kecil.
  • Urutan kaki komponen, dalam hal ini prosesor dan RAM. Dengan melihat manual guide dari setiap komponen kesalahan dalam memasang komponen dapat dihindari. 
  • Untuk prosesor dan RAM saat ini kemungkinan salah sangat kecil, karena bentuk fisik yang tidak memungkinkan komponen terpasang salah.
Setelah langkah diatas sesuai dengan buku manual dan sesuai dengan langkah langkah sebelumnya. Siapkan untuk menghubungkan sumber daya ke jala jala listrik.
Amati saat pertama kali komputer menyala, pastikan tidak ada pesan eror baik berupa tampilan di monitor atau dengan bunyi beep. 
Jika tidak ada pesan error masuk ke BIOS dengan menekan del atau F2, sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Masuk dalam menu main untuk mengecek komponen hard disk, CDROM, floppy disk, dan RAM. Dengan malihat status dari hard disk atau masuk ke menu hardware monitor untuk melihat status dari prosesor baik tegangan maupun kecepatan dari kipas pendinginnya.


Tampilan BIOS
Jika semua dapat terlihat tanpa ada pesan kesalahan maka perakitan PC berhasil dilakukan, selanjutnya siap untuk instalasi sistem operasi.
Pengecekan Komponen PC melalui Device Manager


[periperal MM] Mengenai Perangkat Keras Komputer

Perangkat keras komputer (computer hardware) adalah komponen-komponen fisik yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC). 

Biasanya perangkat-perangkat ini dirakit dan sebagian besar dimasukkan ke dalam sebuah casing komputer dan sebagian lain berada di luar casing.
Perangkat keras yang berada di dalam casing umumnya terdiri dari:
Motherboard (papan utama)
MotherboardMotherboard/mainboard adalah komponen utama yang membangun sebuah komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh komponen PC.Perangkat keras komputer lain semuanya melekat langsung pada slot motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel.
Central Processing Unit (CPU) 
CPUBiasa juga kita kenal sebagai “processor” atau “otak” dari komputer. Fungsi dari CPU ini adalah memproses dan mengolah semua kalkulasi dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU, sebagai pengolah data-data grafis.
Random Access Memory (RAM)
Random Access Memory (RAM)RAM berfungsi sebagai tempat transit data sementara untuk operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya perangkat ini tidak meyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yang dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam , mulai dari 256 MB (MegaBytes) – 16 GB (GigaBytes)
Video Graphic Array (VGA)
VGA CardVGA card atau kartu grafis berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display seperti monitor atau proyektor. Sebagian besar komputer memiliki VGA yang terpisah sebagai kartu ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada juga komputer yang mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada CPU-nya.
Hard Disk Drive(HDD)
Hard DiskHard-disk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama dalam sebuah sistem komputer. Sistem Operasi , aplikasi, dan dokumen-dokumen disimpan pada hard-disk ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru yang bernama Solid State Drive (SSD). Fungsinya sama seperti hard-disk, namun menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat.
Optical Disc Drive
Optical DriveOptical drive biasa juga dikenal dengan nama CD Drive, DVD Drive atau ODD. Fungsi dari perangkat ini adalah untuk membaca dan juga menyimpan data dari dan ke media cakram optik seperti CD , DVD, atau Blu-Ray Disc.
Power Supply Unit (PSU)
Power Supply UnitPower Supply berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur energi listrik dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi listrik yang dapat digunakan untuk menjalankan komponen komputer yang berada di dalam casing. Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing.



Selain dari perangkat keras komputer yang terdapat di dalam casing, ada juga komponen-komponen yang umum kita lihat diluar casing:
Monitor
MonitorDisebut juga screen atau display. Fungsi dari layar monitor adalah untuk menampilkan video dan informasi grafis yang dihasilkan dari komputer melalui alat yang disebut kartu grafis (VGA Card). Monitor ini bentuk fisiknya hampir sama dengan televisi , hanya saja televisi biasanya mampu menampilkan informasi grafis dengan ukuran resolusi yang lebih tinggi.
Keyboard dan Mouse
Keyboard dan MouseKeyboard dan mouse berfungsi sebagai alat input untuk memasukkan perintah teks, karakter, atau menggerakkan objek pada antarmuka grafis untuk diproses oleh komputer. Ukuran dan bentuk dari kedua alat ini cukup beragam, namun fungsinya sama saja.

Diluar komponen-komponen yang sudah kita sebut diatas, ada pula perangkat keras komputer yang tidak semua komputer memilikinya:
Uninterruptable Power Supply (UPS)
UPSSering disebut juga sebagai baterai cadangan, fungsi utama UPS adalah menyimpan dan menyediakan cadangan listrik yang akan digunakan ketika sumber listrik utama padam. Selain sebagai cadangan listrik, kebanyakan UPS juga berfungsi sebagai “stabilizer” yang mengatur aliran listrik agar sesuai dengan yang dibutuhkan.


Printer dan Scanner
PrinterPrinter berfungsi sebagai alat output cetak dari dokumen elektronik baik bentuk teks maupun grafis. Pada komputer rumahan biasanya menggunakan kertas sebagai media cetaknya. Sedangkan fungsi scanner adalah kebalikan dari printer yaitu memindai input data dari luar komputer ke dalam bentuk elektronik yang dapat diolah secara digital.
Speaker
Fungsi dari speaker adalah sebagai alat output suara yang dihasilkan dari komputer. Selain speaker, sering juga kita temukan orang yang menggunakan headphone/headset sebagai alat output suara.
Sound Card (Kartu suara)
Fungsinya sebagai penghubung antara komputer dan alat output audio seperti speaker
Modem
Alat ini berfungsi untuk menghubungkan komputer ke internet
LAN Card
Fungsinya sebagai penghubung komputer dalam suatu jaringan.
Demikianlah sudah diterangkan gambaran umum mengenai perangkat keras komputer dan beragam fungsinya. Semoga bermanfaat untuk anda semua.

Senin, 11 November 2013

[periperal MM] Spesifikasi Komputer

Kebutuhan komputer saat ini bagi sebagian orang, bukan lagi kebutuhan sekunder, tetapi sudah menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki. Oleh karena itu, pada saat membeli komputer harus benar – benar memilih komputer yang sesuai dengan kebutuhan yang sudah disesuaikan.

Kemajuan  dunia  teknolgi  informasi  sudah  tidak  dapat dipungkiri lagi, semakin hari semakin berkembang sesuai dengan kebutuhan  manusia  itu  sendiri.  Salah  satu  bentuk  kemajuan teknologi  adalah penggunaan alat  elektronik berupa komputer yang  saat  ini  bisa  dikatakan  sebagai  kebutuhan  pokok  untuk sebagian  orang.  Dalam penggunaannya,  banyak  orang  yang mencari  spesifikasi  paling  bagus  dan  bahkan  mahal,  tetapi sebenarnya  spesifikasi  yang  bagus  dan  harga  mahal  tidak menjamin  tercukupinya  kebutuhan  yang  akan  mereka  pakai, karena  mungkin  spesifikasi  dan  harga  dari  komputer  bisa disesuaikan dengan yang akan menggunakannya,  agar  barang yang sudah dibeli tidak sia – sia jika dipakai kelak. Dalam pemilihan komputer yang sesuai  dengan kebutuhan kita  memang  tidak  mudah,  apakah  kita  butuh  memori  yang besar??,  processor  yang  canggih??.  Itu  semua  tergantung dengan kebutuhan masing – masing.  Dalam sebuah komputer,  biasanya  terdiri  dari  mainboard  atau  motherboard,  processor, RAM, VGA, Hardisk, monitor, dan lain lain.
Untuk masing – masing komponen memiliki spesifikasi yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh pengguna ( user ). Pada saat pembelian komputer sebaiknya user benar  –  benar  memahami  kebutuhan  yang  akan  diperlukan dalam penggunaan komputer tersebut, karena jika salah dalam pemilihan spesifikasi  komputer yang akan dibeli,  akan sia – sia nantinya.
Dalam  setiap  komputer,  biasanya  terdiri  dari  mainboard  / motherboard,  processor,  RAM,  VGA,  Hardisk,  monitor,  dan lain lain. Dalam pemilihan spesifikasinya harus sesuai  dengan kebutuhan yang akan  diperlukan  oleh  pengguna.  Untuk  mengetahui  spesifikasi  dari komponen –  komponen tersebut,  maka dibawah ini  akan dijabarkan mengenai komponen – komponen diatas.

1. Mainboard /motherboard
Mainboard / motherboard merupakan  pusat pengendali yang mengatur  kerja dari  semua komponen yang terpasang pada motherboard tersebut. Motherboard juga Mengatur pemberian daya  listrik  pada  setiap  komponen  PC.  Lalu  lintas  data semuanya  diatur  oleh  motherboard,  mulai  dari  peranti peyimpanan  (harddisk,  CD-ROM),  peranti  masukan  data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.
Demam  overclocking  juga  turut  menyumbangkan  peranan dalam  perkembangan  dunia  motherboard.  Para  produsen motherboard  berlomba  lomba  mengeluarkan  motherboard yang dirancang mampu memberikan tingkat  overclock  yang tinggi, tapi tetap mampu menjaga kestabilan sistem. Jika pada saat  itu ada motherboard yang tidak  bisa digunakan untuk meng  overclock  prosesor  dan  memori,  maka  hampir  dapat dipastikan motherboard tersebut kurang laku di pasaran.

2. Processor
Processor merupakan bagian utama dari komputer. Fungsi dari komponen ini  adalah mengatur semua jalannya proses yang terjadi  selama  komputer  bekerja.  Oleh karena itu,  semakin besar  kecepatan  processor,  maka  semakin  cepat pengeksekusian  program  pada  komputer.  Satuan  untuk processor sendiri adalah Mhz ( mega hertz ) atau GHz ( Giga Hertz ). Sebuah  processor  terdiri  dari  sebuah  ALU (  Aritmatic  Logic Unit ), unit logika yang dibangun dari gerbang logika ( AND ,OR , NOT , EXOR dll ) . Juga dilengkapi dengan UC (Unit Control ) yang  ber  fungsi  mengontrol  periperial  lainnya.  Kecepatan processor ditentukan oleh speed processor ,  cache memory , dan FSB (front Side Bus ) yang biasanya tertulis di punggung processor. Dalam penempatannya (pemasangannya) processor ditempatkan pada suatu tempat  yang namanya Soket,  Soket sendiri bisa menunjukkan jenis / model / merek processor.

3. RAM ( Random Access Memory )
Ram  merupakan  sebuah  tipe penyimpanan  komputer yang isinya  dapat  diakses  dalam  waktu  yang  tetap  tidak memperdulikan  letak  data  tersebut  dalam  memori.  Ini berlawanan dengan alat  memori  urut, seperti tape magnetik, disk  dan  drum,  di  mana  gerakan  mekanikal  dari  media penyimpanan  memaksa  komputer  untuk  mengakses  data secara  berurutan. Biasanya  RAM dapat  ditulis  dan  dibaca, berlawanan  dengan  memori-baca-saja  (read-only-memory, ROM),  RAM biasanya  digunakan  untuk  penyimpanan  primer (memori  utama)  dalam  komputer  untuk  digunakan  dan mengubah  informasi  secara  aktif,  meskipun  beberapa  alat menggunakan  beberapa  jenis  RAM  untuk  menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.  Tetapi  ada juga yang berpendapat  bahwa  ROM  merupakan  jenis  lain  dari  RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya  SRAM  ataupun  DRAM.  Hanya  saja  memang  proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel  seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari  space addres RAM (  memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
Cookies
Cookies  adalah file teks  yang ditulis  oleh browser  client  ke dalam komputer  client  yang berisi  informasi  yang dikirimkan oleh  server.  Informasi  yang  telah  dituliskan  tersebut  selanjutnya  dapat  dimanfaatkan  untuk  mengidentifikasikan client,  kemudian  melakukanhal-hal  lain  sesuai  dengan kebutuhan.

4. VGA ( Video Graphic Adaptor )
VGA merupakan komponen yang berfungsi  untuk mengubah sinyal  digital  dari  komputer  menjadi  tampilan grafik di  layar monitor. VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi.  Kartu VGA (Video Graphic  Adapter)  berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.

5. Hardisk
Media  penyimpanan  dari  Operating  System dari  komputer.  Seperti  Windows  maupun  Linux. Fungsi  utamanya  sebagai media penyimpanan atau storage data secara permanen.  Hardisk menyimpan bermacam-macam informasi,  salah satunya informasi mengenai hardware yang ada di dalam PC tersebut, lalu OS itu sendiri. Hard disk merupakan salah satu komponen  yang menentukan kinerja PC. Semakin cepat hard disk bekerja, semakin cepat pula transfer yang dihasilkan.


KESIMPULAN
Dalam pemilihan  komputer,  hendaknya  pengguna  (  user  )  memahami  spesifikasi  yang  dibutuhkan,  mulai  dari motheroard,  processor,  RAM,  VGA,  dan  Hardisk.  Masing  – masing komponen memiliki  spesifikasi  yang berbeda – beda. Sehingga sebelum membeli sebuah komputer pengguna ( user ) harus benar – benar mengerti dan memahami spesifikasi dari komputer yang akan dibeli.